Senin, 13 November 2017

Akibat konsumsi gula yang berlebihan

Menurut American Heart Association (AHA), rata-rata orang dewasa di Amerika Serikat mengonsumsi 22 sendok teh gula tambahan sehari, sementara remaja mengonsumsi 34 sendok teh sehari..Siapa yang tidak suka dengan manisnya rasa gula? Dan, siapa yang dapat menahan godaan dari makanan manis seperti puding, cokelat, atau es krim? Banyak orang pasti menyukainya karena makanan atau minuman manis sering kali dianggap lebih nikmat untuk dikonsumsi.

Akhirnya, tanpa disadari, gula akan mudah masuk ke dalam tubuh Anda dalam jumlah yang banyak, baik dalam bentuk makanan/minuman. Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan pengurangan jumlah asupan gula kurang dari 10 persen dari asupan energi harian –atau bahkan lebih baik jika kurang dari 5 persen.

Batas asupan gula bagi orang dewasa yang disarankan adalah 50 gram atau setara dengan dua belas sendok teh gula per orang per hari. Sedangkan American Heart Association (AHA) merekomendasikan anak usia 2 sampai 18 tahun untuk tidak mengonsumsi lebih dari enam sendok teh gula dalam menu makanannya sehari-hari. Rekomendasi tersebut tidak mencakup gula yang dijumpai secara alami pada susu, buah atau sayuran.

Saat Anda mengonsumsi gula, tubuh akan mendapatkan zat glukosa yang berasal dari gula. Zat glukosa tersebut akan disimpan dalam tubuh sebagai energi cadangan. Namun, meskipun gula dapat memberikan energi, Anda tetap harus membatasi asupan gula pada tubuh Anda. Karena jika tidak, kelebihan gula pada tubuh Anda akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan Anda. Berikut adalah beberapa akibat dari konsumsi gula yang berlebih pada tubuh Anda.

1. Selalu ingin makan

Selain dapat membebani hati, kelebihan fruktosa pada tubuh juga dapat mengacaukan sistem metabolisme tubuh dengan mematikan sistem pengendali nafsu makan Anda. Kondisi tersebut memicu kegagalan tubuh dalam merangsang produksi hormon insulin, meningkatkan produksi hormon ghrelin yang berperan dalam menimbulkan rasa lapar, namun menurunkan produksi hormon leptin yang berperan dalam menimbulkan rasa kenyang.

Hal ini dibuktikan pada studi yang menunjukkan bahwa konsumsi berlebihan gula langsung/fruktosa dapat meningkatkan produksi ghrelin, dan mengurangi sensitivitas tubuh pada hormon insulin. Hal tersebutlah yang membuat Anda akan selalu lapar meskipun telah makan banyak.

2. Lemak pada perut

Semakin banyak gula yang Anda konsumsi, maka akan semakin meningkatkan risiko tertimbunnya lemak pada lingkar pinggang dan perut Anda. Hal tersebut juga dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas.

3. Karies gigi

Karies gigi terjadi ketika bakteri yang hidup di mulut mencerna sisa karbohidrat dari makanan yang Anda konsumsi, entah itu merupakan sisa dari gula pada donat yang Anda konsumsi atau lainnya. Bakteri tersebut akan membusuk dan memproduksi asam yang dapat menghancurkan enamel/dentin gigi.

4. Kerusakan hati

Gula yang masuk ke aliran darah dari saluran pencernaan akan dipecah menjadi glukosa dan fruktosa. Sayangnya, fruktosa tidak diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang signifikan -karena memang tidak terlalu dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga, konsumsi gula berlebih dapat membuat tubuh kelebihan fruktosa yang dapat membebani hati dan menyebabkan perlemakkan hati. Hal tersebutlah yang dapat memicu terjadinya komplikasi kesehatan.

5. Penyakit jantung

Meskipun kaitan antara konsumsi gula berlebih dengan penyakit jantung belum begitu jelas. Namun, studi dalam Journal of American Heart Association tahun 2013 menyebutkan bahwa konsumsi gula berlebih dapat membuat terganggunya cara kerja organ jantung dalam memompa darah.

Studi lainnya juga menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan merangsang hati untuk membuang lemak ke aliran darah. Kedua hal tersebutlah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

6. Disfungsi metabolik

Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan sindrom metabolik klasik, seperti berat badan, obesitas abdominal, penurunan HDL, peningkatan LDL, gula darah tinggi, peningkatan trigliserida, dan tekanan darah tinggi.

7. Resistensi hormon insulin

Semakin banyak konsumsi gula Anda, maka akan semakin banyak produksi hormon insulin pada tubuh Anda. Hormon insulin berperan dalam membantu mengkonversi makanan menjadi energi. Namun, ketika kadar insulin tubuh dan kadar gula tinggi, maka akan membuat sensitivitas produksi hormon berkurang dan membuat glukosa menumpuk dalam darah. Gejala yang dialami oleh kondisi ini, yang disebut dengan resistensi insulin, adalah kelelahan, kelaparan, kabut otak, dan tekanan darah tinggi.

Selasa, 31 Oktober 2017

Cara Registrasi ULANG SIMCARD

Untuk mengantisipasi penipuan yang kian marak dengan nomer telpon, sekarang semua nomer telpon diharuskan untuk melakukan registrasi ulang nomernya dan cara tersebut bisa dilakukan secara manual. caranya adalah dengan
Ketik : ULANG#NIK#NomorKK#
Kirim ke : 4444
dan semua provider menggunakan format yang sama
Khusus telkomsel
Ketik : ULANG NIK#NomorKK#
Kirim ke : 4444



Bila anda tidak berhasil registrasi manual dicoba dengan registrasi online:
1. TELKOMSEL
https://mobi.telkomsel.com/ulang
2. INDOSAT
https://indosatooredoo.com
3. XL
https://registrasi.xl.co.id/ulang
4. TRI
https://registrasi.tri.co.id/
5. SMARTFREN
https://my.smartfren.com/prepaid_reg.php

Bila masih gagal silahkan hubungi kantor provider terdekat dengan membawa KTP dan KARTU KELUARGA

Senin, 29 Mei 2017

Tanaman Penyejuk Ruangan

Dilansir dari WittyFeed, Anda sebenarnya dapat mengganti alat-alat elektronik penyejuk ruangan dengan tanaman. Selain mampu mengatur suhu ruangan agar sejuk, tanaman berikut ini juga mampu menambah nilai estetis ruangan rumah Anda.

1. Snake Plant (lidah mertua)

2. Aloe Vera (lidah buaya)


3.  Areca Palm Tree (pohon palem)


5. Baby Rubber Plant (beringin karet)


6. Golden Pothos (sirih gading)

Senin, 15 Mei 2017

Cara mencegah terserang virus Ransomware #Wannacry

1. Putus koneksi ke internet.
Cabut konektor kabel jaringan atau nonaktifkan wifi. Bisa juga matikan router wifi.

2. Non aktifkan Macro pd MS Office caranya:
Untuk MS Excel 2016
a. Jalankan MS Excel
b. Klik menu "File" pilih "Options"
c. Klik "Trust Center"
d. Klik "Trust Center settings"
e. Klik "Macro settings"
f. Check/pilih "Disable all macros without notification"
g. Klik "OK"
h. Lakukan hal yg sama pd program MS Office yg lain seperti MS Word, Powerpoint, Access, Outlook.

3. Non aktifkan fitur File Sharing/Samba caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik "Programs"
c. Dibawah bagian "Program and Features" klik "Turn Windows features on or off"
d. Setelah muncul jendela baru, cari check list "SMB 1.0/CIFS File Sharing Support" dan hilangkan tanda check-nya
e. Klik "OK"

4. Block port 139/445 dan 3389 caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik "System and Security"
c. Klik "Windows Firewall"
d. Klik "Advanced Settings" pd menu bagian kiri
e. Klik "Inbound Rules"
f. Lihat pada menu bagian kanan Klik "New Rules"
g. Pilih/Klik "Port" dan klik "Next"
h. Pilih/Klik "TCP"
i. Pilih/Klik "Specific local ports:" isikan/ketik: 139, 445, 3389
j. Klik "Next"
k. Pilih/Klik "Block the connection" dan klik "Next"
l. Pastikan Pilihan "Domain", "Private" dan "Public" terpilih (checked)
m. Klik "Next"
n. Isikan/ketik nama rule, misal: Block Port Ransomware
o. Klik "Finish"

5. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoft.

#malware #virus #wannacry
Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
Foto Mas Harry.

This is BizOppers